Tumbuhan Keladi Wayang di area Green House

 

Keladi Wayang adalah tanaman hias yang berasal dari Amerika Selatan/Brazil. Tanaman ini memiliki nama latin yaitu caladium. Keindahan dan keunikan pada tanaman ini, membuat tanaman ini menjadi popular. Artikel ini akan membahas klasifikasi,  ciri-ciri morfologis, serta manfaat pada tumbuhan hias ini.

 

KLAFISIFIKASI TUMBUHAN

Kingdom :  Plantae
Divisi :  Magnoliophyta
Kelas :  Liliopsida
Ordo :  Alismatales
Famili :  Araceae
Genus :  Caladium
Spesies :  Caladium Bicolor

 

CIRI-CIRI MORFOLOGIS

Keladi Wayang adalah salah satu jenis tanaman hias yang dikenal akan keunikan motif daunnya yang menyerupai motif wayang. daunnya berbentuk hati, tombak, atau gunungan wayang dengan perpaduan warna krem, merah, dan hijau. Warna yang ada membuat tanaman menjadi anggun sekaligus mencolok.

 

Tanaman ini berukuran sedang. Daunnya berbentuk hati berukura 20–40 cm. Daunnya licin berlapis lilin, tumbuh rimbun, dan menyukai cahaya terang tak langsung. Mudah tumbuh berumpun, cocok sebagai tanaman indoor yang diletakkan di tempat teduh namun mendapat cahaya terang. Seperti jenis Caladium lainnya, tanaman ini dapat kehilangan daunnya (dormansi) saat musim kering atau kekurangan air, namun akan tumbuh kembali saat air cukup.

 

MANFAAT

Keladi Wayang juga memiliki beberapa manfaat utama. Dengan pola bercak-bercak khas, keladi wayang memberikan sentuhan elegan dan eksotis, cocok untuk dekorasi meja, rak, maupun taman teduh. Daun keladi membantu meningkatkan kelembaban udara dan menyegarkan suasana di sekitarnya. Keladi dikenal mampu membantu membersihkan udara dari polutan berbahaya, seperti benzena dan formaldehida.

 

Tidak hanya itu, Keladi Wayang Memiliki nilai jual yang cukup tinggi, terutama untuk spesimen dengan corak daun yang tegas, besar, dan sehat, membuatnya menjadi tanaman yang diburu kolektor. Keindahan bentuk dan warnanya dapat memberikan efek menenangkan pikiran dan mengurangi stres.

 

REFERENSI

Gunadi, S. (2025). Mengenal Tanaman Hias: Keladi Wayang. https://www.kompasiana.com/sutiono/69402293c925c470a55bd103/mengenal-tanaman-hias-keladi-wayang Diakses pada Hari kamis tanggal 12 Maret 2026

 

 

PENULIS

Faiz Muhammad Ar Ryanto

Ahmad Dava Syahputra

Muhammad Fahreza Athaya

Bariq Azfar Marhendro

Fadil Ata Zahir Suhartanu

Naufal Waliid Musyaffa