
SMA Negeri 2 Ngaglik, Sleman, menjadi salah satu lokasi kegiatan dalam rangkaian Penguatan dan Pengukuhan Duta SMA Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 11 Agustus 2026, dengan dihadiri 76 pelajar yang merupakan perwakilan dari 38 provinsi di Indonesia serta 38 perwakilan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang bertujuan memperkuat peran dan kompetensi Duta SMA sebagai representasi pelajar dalam mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan penyambutan resmi oleh keluarga besar SMA Negeri 2 Ngaglik dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) DIY. Penyambutan mengusung slogan “Pelantang Sebaya Bangun Peradaban Bangsa” dan dihadiri oleh Kepala SMA Negeri 2 Ngaglik, Kristya Mintarja, S.Pd., M.Ed.St.
Dalam sambutannya, Kristya Mintarja memperkenalkan sejumlah program sekolah kepada para Duta SMA 2026. Salah satunya adalah SBO (Sains, Budaya, dan Olahraga), serta berbagai kegiatan hobi produktif yang memberi ruang kepada siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya.
Menurutnya, sekolah perlu memfasilitasi hobi siswa agar tidak berhenti sebagai kegiatan untuk mengisi waktu luang, tetapi dapat berkembang menjadi aktivitas yang produktif. Ia juga menyampaikan bahwa sebanyak 174 siswa SMA Negeri 2 Ngaglik telah lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Selain itu, Kepala Sekolah menjelaskan upaya sekolah dalam mendukung penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. SMA Negeri 2 Ngaglik telah mengembangkan aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau kegiatan siswa di rumah dalam menerapkan tujuh kebiasaan tersebut. Kepala SMAN 2 Ngaglik, Kristya Mintarja, S.Pd., M.Ed.St., menamai sistem aplikasi ini sebagai Presensi GASIK (Gerakan Anak Siap Ibadah dan berKarakter). Inovasi ini menjadi salah satu bentuk integrasi antara penguatan karakter dan pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan.
Selanjutnya, Direktur SMA, Asep Sukmayadi, S.IP., M.Si., menyampaikan sambutan kepada para peserta. Ia berharap 76 Duta SMA dari seluruh Indonesia dapat menjadi bagian dari Anak Indonesia Hebat dan mampu membawa semangat positif tersebut ke lingkungan masing-masing.
Suasana kemudian menjadi lebih dinamis ketika para Duta SMA menyaksikan atraksi atlet KKO SMA Negeri 2 Ngaglik, antara lain dari cabang panahan dan menembak. Para peserta tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berkesempatan mengenal secara langsung berbagai aktivitas yang dikembangkan siswa di sekolah.
Dalam sesi kolaborasi, para Duta SMA berinteraksi dengan siswa SMA Negeri 2 Ngaglik melalui berbagai kegiatan, seperti karawitan, band, menari, membatik, memasak makanan tradisional, mengenal pakaian adat Ngayogyakarta, serta berbagai kegiatan bidang sains seperti OSN, OPSI, Fiksi, dan pembuatan ekoenzim.
Kegiatan berlangsung semakin meriah di halaman belakang sekolah. Para Duta SMA bersama siswa bermain permainan tradisional, menyanyikan lagu-lagu daerah, serta mengikuti berbagai aktivitas olahraga, seperti voli, basket, dan frisbee.
Aliffio Azfa Ossadi dari SMAN 1 Padang dan Ayu Rahma Dila Putri dari SMAN 2 Painan, Sumatera Barat, termasuk peserta yang menikmati kegiatan tersebut. Ayu mengaku senang dapat belajar bersama siswa SMA Negeri 2 Ngaglik. Ia bahkan berkesempatan belajar membuat tempe mendoan bersama peserta lain dan mahasiswa asing yang turut mengikuti kegiatan memasak.
Rangkaian kegiatan di SMA Negeri 2 Ngaglik kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon. Para Duta SMA bersama siswa setempat menanam pohon di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi cinta lingkungan sekaligus sarana menumbuhkan kepedulian dan karakter sebagai agen perubahan.
Setelah seluruh kegiatan di SMA Negeri 2 Ngaglik selesai, para peserta melanjutkan perjalanan edukasi budaya ke Keraton Yogyakarta pada hari yang sama.
Rangkaian kegiatan Duta SMA 2026 kemudian mencapai puncaknya melalui Malam Puncak Apresiasi di Candi Prambanan pada 12 Agustus 2026. Sebanyak 76 Duta SMA dari 38 provinsi resmi dikukuhkan dan mengemban amanah selama satu tahun, mulai Agustus 2026 hingga Juli 2027.
Kehadiran para Duta SMA di SMA Negeri 2 Ngaglik menjadi ruang belajar bersama. Bukan sekadar kunjungan, kegiatan tersebut mempertemukan pelajar dari berbagai daerah untuk berbagi pengalaman, mengenal keberagaman budaya, berkolaborasi, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan. Dari sekolah, mereka belajar bahwa menjadi pelajar bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang kemampuan berbagi, bekerja sama, bersosialisasi, berkolaborasi dan bermanfaat bagi sesama.
