SMA Negeri 2 Ngaglik kembali menunjukkan hasil positif dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2026. Dalam kompetisi tersebut, para siswa berhasil mengumpulkan total 42 medali, yang terdiri atas 23 medali emas, 6 medali perak, dan 13 medali perunggu dari berbagai cabang olahraga.

Perolehan medali emas menjadi perhatian utama. Beberapa siswa yang meraih juara pertama di antaranya Bayu Pratama dari cabang angkat besi, serta Chantika Juniovandrina Grahayanti dan Felicia Sheirly Maheswari dari cabang bolavoli. Selain itu, medali emas juga disumbangkan oleh atlet dari cabang menembak, pencak silat, renang, sepak bola, sepaktakraw, taekwondo, tenis lapangan, dan wushu.

Pada kategori medali perak, kontribusi datang dari cabang kempo, menembak, panahan, renang, dan sepatu roda. Sementara itu, medali perunggu diraih melalui cabang bulutangkis, karate, kempo, pencak silat, renang, sepaktakraw, sepatu roda, dan woodball. Ragam cabang olahraga tersebut menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan sekolah berjalan di banyak bidang.

Kepala SMA Negeri 2 Ngaglik, Kristiya Mintarja, menyampaikan rasa bangganya terhadap hasil yang diperoleh para siswa. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras siswa, pendampingan pelatih, serta dukungan dari orang tua dan pihak sekolah. Ia juga menambahkan bahwa kontribusi para atlet turut membantu Kontingen Kabupaten Sleman meraih juara umum POPDA DIY 2026.

“SMAN 2 Ngaglik terus berupaya memfasilitasi peningkatan prestasi siswa di bidang olahraga, akademik, dan nonakademik. Setiap siswa diharapkan dapat mengembangkan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki,” ujar Kristiya Mintarja.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berjuang dan membawa nama baik sekolah. Hasil ini diharapkan dapat mendorong semangat belajar dan berlatih bagi seluruh warga sekolah.

Ke depan, SMAN 2 Ngaglik akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Sekolah juga berharap semakin banyak siswa yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional dan berperan dalam ajang yang lebih tinggi, seperti POPNAS, melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.